Category: Windows


Jika memiliki harddisk (big size) besar sedangkan penggunaan komputer hanya sekedar untuk standard office  seperti keperluan administrasi yang hanya membutuhkan program excel, word dan outlook. maka berapa besar partisisi System (drive c:\) yang perlu di sediakan termasuk dengan program lainnya dan free space?

Ini hasil fresh install Microsoft Windows 7 Home Basic dan Office Home and Businees 2010 original (DVD) dan belum di install program lain ataupun di update secara online. Silahkan tentukan sendiri mau di bagi berapa itu harddisk ?

Software ini belum saya coba, tapi tak salahnya anda coba, karena apa:

- Silahkan untuk menjadi yang pertama (Pertamax gan !).

- Software Testdisk ajah sudah Ok, maka software ini bolehlah di coba.

testdisk.com

.

Selain software PhotoRec, Testdisk, ada juga CmosPassword, LILO Password Recovery , Baca partisi NTFS di Ms-DOS dan bisa untuk reset password Administrator.

Tidak usah banyak tulisan, Software TESTDISK ini saya rekomendasikan  5/5 binatang, karena apa:

- Bisa untuk Recover data, file & folder yang terhapus (delete), ter-partisi (partition).

- Bisa untuk Fix system OS.

- Bisa untuk Fix Harddisk.

- Freeware

- Ada pilihan untuk di jalankan di  bermacam OS.

- Saat menjalankan software ini tidak perlu booting OS.

Download Testdisk

Download Testdisk

Software ini sudah sering saya pakai untuk menyelesaikan masalah harddisk.

Windows 7 sudah resmi dirilis hampir dua  tahun yang lalu, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Tidak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 StarterTahukah apa beda edisi ini dengan yang lain? Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 StarterHome BasicHome Premium,ProfessionalEnterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya?

Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Image

Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, tidak perlu menggunakan DVD baru tetapi bisa menggunakan Windows Anytime Upgrade.

Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Image

Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7.

Windows 7 Starter


Target: Seluruh dunia, biasanyMengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Imagea hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)

Fitur Utama (kunci): Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.

Keterbatasan: tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.

Harga: Kisaran $50 (di Indonesia).

Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.

Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM atau Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Home Basic


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia.

Fitur Utama (kunci): Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.

Keterbatasan: Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidak penuh.

Harga: Kisaran $80 (di Indonesia).

Windows 7 Home Premium


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Global

Fitur Utama (kunci): Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.

Keterbatasan: Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.

Harga: Kisaran $110 (di Indonesia).

Windows 7 Professional


TaMengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Imagerget: Pengguna IT menengah keatas.

Fitur Utama (kunci): Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.

Keterbatasan: BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.

Harga: Kisaran $150 (di Indonesia).

Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Enterprise


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Pelanggan Bisnis ( volume-licenses).

Fitur Utama (kunci): BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.

Keterbatasan: Lisensi Retail.

Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Ultimate


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Retail market, ketersediaan terbatas.

Fitur Utama (kunci): semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.

Keterbatasan: Volume Licensing.

Diatas adalah beberapa fitur utama atau penting yang bisa dijadikan gambaran. Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada di edisi windows atasnya. Untuk mengetahui perbedaan masing-masing edisi. Semoga bermanfaat.
Jika Ingin bergabung di Komunitas Group BBM FastNcheap yang di buat oleh penulis, dapat di scan barcode di bawah ini. Di harapkan bisa menjadi sarana tukar informasi seputar berita-berita TI.

.

Sumber: CoPas

Pada Artikel sebelumnya  mengenai Download Google Books secara gratis, ada beberapa orang yang bertanya kepada Fastncheap dengan pertanyaan “ Bagaimana cara melakukan Update SP 1 pada Windows 7 tanpa melakukan Install ulang? ”. Bila harus kami jawab dalam Box komentar, maka jawabannya bisa sangat panjang.

Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image

Oleh karena itu, kali ini kami akan membuat artikel mengenai installasi SP 1 ke dalam Windows 7. Ada sedikit hal yang perlu ada ketahui bahwa proses installasi windows 7 membutuhkan waktu yang agak lama, apalagi kalau spesifikasi komputer atau laptop anda di bawah spesifikasi minimum.

Belum lama ini, Microsoft merilis Service Pack 1 untuk Windows 7. Seperti yang kita ketahui, service pack adalah kumpulan update, patch, perbaikan yang telah dan dikumpulkan dalam bentuk satu file. Service Pack juga memudahkan pengguna program dalam proses update sehingga tidak perlu meng-update satu persatu.

Dalam Windows, Service pack diinstall setelah kita meng-install windows. Nah, apabila proses Installasi Windows-nya saja sudah memakan waktu, apalagi di tambah dengan proses installasi service pack. Tentu akan memakan waktu yang semakin lama bukan?. Bukankah lebih simple apabila service pack itu diintegrasikan ke dalam installer Windows. Dengan begitu, setelah menginstall Windows, pengguna tidak perlu lagi menginstal service pack karena proses instalasi service pack sudah dilakukan bersamaan saat instalasi Windows. Inilah yang dinamakan dengan proses slipstreaming.

Bahan-bahan yang dibutuhkan.

Untuk melakukan proses slip streaming Windows 7 dengan SP 1, kebutuhannya besar sekali. Benar, file-file yang dibutuhkan kapasitasnya mencapai ratusan mega byte. File apa saja yang dibutuhkan?

Installasi Windows Automated Installation Kit

  1. Pertama kita harus meng-Install Windows Automated Installation Kit. Karena format file-nya adalah ISO, kita perlu menge-burn-nya (burn) dulu ke DVD. Jalankan Aplikasi burner anda, kami menggunakan CDBurnerXP.
  2. Klik dua kali opsi Burn ISO Image.Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image
  3. Di bagian Select ISO Image to burn, klik Browse, arahkan ke file ISO milik Windows Automated Installation Kit.Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image
  4. Klik Burn Disc untuk memulai burning.
  5. Setelah pembakaran selesai dan semuanya berjalan lancer, masukkan DVD Windows Automated Installation Kit.
  6. Pada jendela yang muncul, pilih Windows AIK Setup. Lakukan proses instalasi seperti biasa.

Installasi RT Se7en Lite

  1. Instllasi RT Se7en Lite seperti biasa. Pada contoh, Windows yang kami pakai adalah 7 32-bit.Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image
  2. Jalankan Se7en RT Lite dan masukkan DVD Installer Windows 7 anda ke dalam drive DVD. Pada contoh, Windows yang akan kami slipstream adalah Windows 7 32-bit.
  3. Klik Browse dan pilih OS Path.Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image
  4. Arahkan ke Drive yang berisi installer Windows 7, klik OK untuk melanjutkan.
  5. Pada peringatan yang muncul, pilih OK.
  6. Selanjutnya, pilih lagi drive atau folder, terserah anda, yang akan menjadi tujuan sementara. Klik OK.
  7. Proses Copy akan berlangsung.
  8. Setelah proses Copy selesai, akan muncul jendela baru. Pilih versi Windows yang akan anda gunakan. Dan berikan tanda centang pada Slip Stream Service Pack.
  9. Tunggu sebentar, kemudian akan muncul sebuah jendela. Klik Browse dan arahkan file SP1 yang tadi anda download. Jangan sampai keliru!. Bila installer Windows anda 32bit, pilih SP 1 yang untuk 32-bit. Klik Start.
  10. Proses Intergrasi akan dimulai. Pada komputer yang kami pakai, proses integrasi ini memakan waktu sekitar 40 menit lamanya.
  11. Setelah installasi selesai, klik Proceed.
  12. Proses Loading Image, akan dilangsungkan selama beberapa menit. Setelah proses itu selesai, kembali ke jendela utama RT Se7en Lite dan pilih Task.Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image
  13. Beri tanda centang pada ISO Bootable lalu klik icon ISO Bootable yang ada di sebelah kiri.
  14. Berikutnya di bagian Mode, anda bisa memilih apakah akan langsung menge-burn image yang sudah jadi ke DVD atau membuatnya menjadi ISO terlebih dahulu. Menurut pendapat penulis, ada baiknya anda menjadikkannya ISO terlebih dahulu karena ISO itu, Anda bisa melakukan eksperimen di VirtualBox atau virtual machine lainnya untuk menguji apakah DVD yang kita buat sudah benar dan bisa booting. Jika anda langsung menge-burn nya ke DVD, dikhawatirkan ada proses yang masih belum benar sehingga nanti bisa menyebabkan proses installasi windows yang tidak lancar, belum lagi kalau gagal ada keeping DVD yang harus terbuang. Untuk menjadikan ISO, pilih mode Create Image.
  15. Klik tombol Make ISO dan tentukan lokasi penyimpanannya, terserah anda.
  16. Proses pembuatan ISO akan dilakukan dan tunggu hingga selesai.Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image
  17. ISO tersebut penulis uji dengan menggunakan VirtualBox dan berhasil.
  18. Setelah mengetahui ISO-nya bisa di install, kini anda bisa menge-burn-nya ke DVD dengan menggunakan metode yang sama seperti menge-burn Windows Automated Installation Kit.

Selesai, setelah semua proses tadi, Windows 7 anda sudah terintegrasi dengan Windows 7 Service Pack 1. Dengan hal ini, dipastikan notebook/komputer anda bisa lebih baik dari versi sebelumnya. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Update Windows 7 Service Pack 1 Tanpa Install Ulang Image

CATATAN:

Dalam Artikel ini, penulis mencoba dalam spesifikasi hardware sebagai berikut:

Namun bila anda mempunyai spesifikasi minimum dari yang disebutkan di atas, tutorial ini juga berlaku. Selamat Mencoba!

.

Sumber: CoPas

Beberapa waktu lalu ada yang bertanya via YM bagaimana caranya menambahkan password pada file Office 2007. Sebenarnya itu sangat mudah (Menurut kami) karena tidak memerlukan pengetahuan yang lebih tentang software komputer.

Menambahkan Password Pada File Word dan Excel 2007 Image

Oleh karena itu tidak ada salahnya kami menuliskan tips tersebut agar bisa dibaca oleh semua pengunjung FastNCheap Blog. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menambahakn password pada Microsoft Office 2007 adalah:

  • Buat file baru pada Microsoft Office 2007.
  • Ketikkan dokumen yang anda inginkan.
  • Simpan file seperti biasanya dengan cara klik icon office pada bagian kiri atas.
  • Klik tombol Tools disamping tombol save dan pilih General Options.
    Menambahkan Password Pada File Word dan Excel 2007 Image
  • Masukkan password pada bagian Password to open dan Password to modify.
    Menambahkan Password Pada File Word dan Excel 2007 Image
  • Klik tombol OK dan kemudian klik tombol Save.
  • Tutup editing file yang baru saja anda lakukan.

Sekarang, coba anda buka file yang sudah anda beri password. Jika password yang anda masukkan salah, dokumen tidak akan bisa terbuka. Sama halnya ketika anda membuka dokumen, anda juga akan ditanya password ketika ingin merubah isi dari dokumen karena telah memasukkan Password to modify. Password open dan modify dokumen bisa disetting menggunakan password yang berbeda.

Menambahkan Password Pada File Word dan Excel 2007 Image

Silahkan mencoba dan lingdungi dokumen anda dari tangan-tangan jahil.

.

Sumber: CoPas

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Waktu booting (boot-time) yang cepat tentu menjadi idaman setiap pengguna laptop/komputer. Memang, sudah menjadi hal yang alamiah bahwa seiring berjalannya waktu boot-time menjadi semakin lambat. Bila Anda pengguna Windows 7 dan merasa boot-time Windows Anda mulai lambat, jangan khawatir. Saya akan berbagi mengenai tips & trik supaya boot-time Windows Anda menjadi lebih cepat.

Sebelumnya, kita perlu mencari cara untuk menghitung boot-time secara akurat. Tentu saja kita bisa menggunakan jam tangan untuk keperluan ini, namun ada cara yang lebih akurat lagi. Pertama adalah menggunakan aplikasi yang bernama Boot Racer. Aplikasi ini memang dibuat khusus untuk menghitung boot-time Windows. Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP saya sendiri berikut ini:

  • Pertama download dulu installer-nya (dalam bentuk zip) di sini.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Setelah selesai, dobel klik file zip tersebut, kemudian dobel klik file installer didalamnya.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Klik Next ketika muncul window Installation Wizzard.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Pilih “I accept the license agreement”, lalu klik Next.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Setelah proses instalasi selesai, tampilan awal Boot Racer akan muncul. Klik saja di gambar stop watch tersebut.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Klik Yes untuk restart.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Pada saat memasuki Desktop, di sebelah kanan bawah akan muncul window kecil yang menunjukkan boot-time. Klik See why… untuk melihat detailnya.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Time To Logon adalah waktu sejak laptop menyala (Start) sampai ke menu Logon (karena saya menggunakan password untuk masuk ke Windows 7, sehingga pada saat booting mampir dulu ke menu Logon). Time to Desktop merupakan total waktu dari mulai Start sampai Desktop siap digunakan. User Logon Waiting Time merujuk pada jumlah waktu selama berada di menu Logon (untuk mengisi password). Klik Show History untuk melihat ringkasannya.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Di sini terlihat bahwa ada dua parameter utama yang digunakan Boot Racer, yaitu Time to Logon dan Time from Logon to Desktop.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Dari ilustrasi di atas, terlihat bahwa boot-time Windows 7 di laptop HP saya adalah 76 detik, dan mendapatkan rating Good. Waktu 6 detik untuk memasukkan password selama di menu Logon (User Logon Waiting Time), tidak dimasukkan dalam perhitungan untuk menentukan kecepatan boot-time secara keseluruhan (Time to Desktop).

Cara kedua untuk menghitung boot-time adalah dengan memeriksa Boot Time Logs melalui Windows Tools. Berikut saya tunjukkan ilustrasinya dengan menggunakan laptop HP saya sebagai contoh:

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Klik View event logs pada bagian Administrative Tools.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Pada panel sebelah kiri, pilih ke Event Viewer -> Applications and Services Logs -> Microsoft -> Windows -> Diagnostics-Performance -> Operational. Pada panel tengah bagian atas, pilih baris dengan Event ID 100 dan Date and Time paling akhir. Lalu perhatikan nilai Boot Duration pada panel tengah bagian bawah. Inilah waktu booting (dalam mili-detik) yang terjadi pada saat booting terakhir.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Dari contoh di atas terlihat bahwa berdasarkan Boot Time Logs, boot-time laptop HP saya adalah sekitar 121 detik atau sekitar dua menit. Hal ini juga menunjukkan bahwa hasil perhitungan antara cara pertama (dengan Boot Racer) dengan cara kedua ini sangat berbeda, padahal keduanya mengacu pada booting yang sama. Hal ini wajar saja karena metode pengukuran yang digunakan memang berbeda, sebagaimana ditunjukkan oleh diagram berikut ini.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Yang perlu dipahami selanjutnya adalah bahwa sejak laptop/komputer menyala sampai ke menu Logon (Time To Logon), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan hardware, seperti misalnya: memory check, boot device checkloading driver (ini terjadi pada saat animasi logo Windows 7 ditampilkan), dll. Sehingga kunci untuk menghemat waktu di sini adalah adalah dengan mengubah setting-an BIOS untuk menghilangkan pengecekan dan delay-delay yang tidak perlu. Selain itu, menghilangkan animasi logo Windows 7 juga bisa sedikit mempercepat Time To Logon ini.

Sebaliknya, sejak dari menu Logon sampai Desktop siap digunakan (Time From Logon To Desktop), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan software yang ada di laptop/komputer. Banyak program-program yang kita gunakan, tanpa kita sadari, men-setting dirinya supaya dipanggil (di-load) pada saat awal masuk Windows (Startup). Semakin banyak program yang di-load saat Startup, semakin lama waktu yang dibutuhkan sebelum Desktop siap digunakan. Dengan demikian, kunci untuk menghemat waktu di sini adalah dengan mengurangi jumlah program yang di-load pada saat Startup.

Nah, sampai disini Anda tentu sudah paham mengenai seluk-beluk per-booting-an Windows, dan proses apa saja yang terjadi baik sebelum maupun sesudah Logon. Jika Anda tidak men-set password Windows 7 Anda, maka tentu saja menu Logon ini tidak akan muncul. Namun demikian proses yang terjadi tetaplah sama.

Kini tibalah saatnya saya memberikan tips & trik untuk mempercepat boot-time Windows 7. Langkah-langkah di bawah ini disertai dengan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP milik saya sendiri pada saat menerapkannya. Di laptop/komputer Anda bisa jadi tampilannya agak sedikit berbeda, namun konsep dasarnya tetaplah sama. Berikut langkah-langkahnya:

  • Tekan Windows+R untuk memunculkan Run, ketik “msconfig”, lalu tekan Enter untuk memunculkan window System Configuration.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Pilih tab Boot, dan centang/contreng di bagian No GUI boot. Ini bertujuan untuk menghilangkan munculnya animasi logo Windows pada saat booting yang akan memberikan penghematan waktu. Kalau sudah, klik Advanced Options.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Centang/contreng pada bagian Number of processors dan lalu pilih angka paling besar di bagian bawahnya. Jumlah angka disini bisa berbeda, tergantung jenis processor yang digunakan. Laptop saya masih menggunakan dual core karenanya angka maksimalnya cuma 2. Bila Anda menggunakan quad core, i3 corei5 core, i7 core, tentu jumlah angkanya akan berbeda. Pastikan Anda memilih angka yang terbesar! Jika sudah klik OK untuk kembali ke window System Configuration.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Pilih tab Startup. Di sini terlihat program-program apa saja yang di-load Windows pada saat Startup. Pastikan hanya program yang penting saja yang dipanggil. Program yang jarang digunakan atau tidak terlalu penting sebaiknya tidak perlu dicentang/dicontreng agar boot-time bisa dihemat. Jika ragu, Anda bisa memeriksa bagian Manufacturer dan Command untuk bisa lebih memastikan. Klik Apply lalu OK jika sudah selesai memilih-milih.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Klik Restart untuk melanjutkan.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Pada saat restart, bersiap-siaplah untuk masuk ke BIOS dengan menekan tombol untuk masuk BIOS. Tiap merek laptop/komputer biasanya mempunyai tombol BIOS yang berbeda. Di laptop HP saya, untuk masuk BIOS saya harus menekan F10.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Setelah masuk BIOS, carilah option-option yang berkaitan dengan booting dan bisa menghemat boot-time. Tampilan tiap BIOS pasti berbeda. Di sini saya berikan contoh tampilan BIOS laptop HP saya pada bagian System Configurations -> Boot Options. Lihat bagaimana saya menaruh harddisk (Notebook Hard Drive) di urutan teratas pada Boot Order, sekaligus men-disabled option boot lainnya yang tidak penting. Segala sesuatu yang berkaitan dengan delay juga saya set menjadi nol.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Pada beberapa BIOS, biasanya terdapat option Quick Boot Mode. Set option ini menjadi Enabled bila terdapat di BIOS Anda. Berikut ini adalah contoh ilustrasi yang saya ambil dari internet (karena di BIOS laptop HP saya tidak ada option ini).

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

  • Setelah selesai pastikan untuk men-Save perubahan yang sudah dilakukan kemudian keluar dari BIOS. Selesai sudah langkah-langkah untuk mempercepat booting Windows, dan sekarang tinggal melihat hasilnya.

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

HASIL

Ilustrasi di atas pada dasarnya menggambarkan penerapan tips & trik untuk mempercepat booting Windows 7 yang sudah saya uji cobakan sendiri di laptop HP saya. Begitu keluar dari BIOS dan masuk ke Windows lagi, berikut hasil yang saya dapatkan:

Boot Racer

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Dari gambar di atas terlihat bahwa boot-time saya sekarang menjadi 49 detik, yang artinya terjadi penghematan 27 detik dari sebelumnya. Rating boot speed saya pun menjadi Excellent. Sungguh luar biasa!

Boot Time Logs

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image

Terlihat bahwa boot-time saya kini menjadi sekitar 63 detik, dari yang sebelumnya 121 detik. Jadi ada penghematan yang signifikan pula apabila dilihat dari catatan Boot Time Logs Windows 7.

Nah, Anda tentu penasaran untuk mencobanya sendiri bukan?! Silahkan dicoba tips & trik ini, dan akan lebih baik lagi jika setelah mencoba Anda memposting hasilnya di bagian komentar artikel ini. Selamat mencoba!

.

Sumber: CoPas

Mar 2, 2011 by  Under Tips & Trik – 31 Comments

Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP ImageJika sering berinteraksi dengan jaringan komputer, anda akan sering mendengar dan menggunakan yang namanya sharing folder pada Windows. Jika menggunakan Windows XP untuk sharing folder atau file, secara default operating system tidak akan memberikan password ketika anda mengaksesnya melalui komputer lain. Hal ini menjadi riskan ketika anda ingin share dokumen penting yang sebenarnya hanya boleh diketahui oleh orang yang berkepentingan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Windows telah menyediakan operating system tersendiri yang memberikan keleluasaan pada administrator untuk memanajemen jaringan, termasuk memberikan security pada setiap folder yang di-share. Tetapi hal tersebut juga bukan merupakan solusi terbaik jika hanya untuk keperluan sementara atau kebutuhan yang mendesak. Tidak lucu kan kalau harus menginstall ulang komputer menggunakan Windows server.

Untuk memberikan password pada share folder Windows XP, ikuti petunjuk berikut ini:

  • Login sebagai Administrator Windows XP
  • Klik Start, Control Panel, User Accounts.
  • Klik Account Guest dan pastikan user Guest menjadi aktif.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image
  • Tutup jendela User Account.
  • Buka Command Prompt dengan cara klik tombol Start, pilih Run, ketik CMD kemudian tekan tombol Enter.
  • Pada Command Prompt, ketik net user guest password kemudian tekan tombol Enter.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image
  • Buka kembali User Account dan berikan password pada user guest.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image
  • Masukkan pasword dan kemudian restart komputer anda.
  • Setelah komputer restart, coba anda sharing salah satu folder pada komputer tersebut.
  • Akses komputer beserta folder yang baru saja anda buka melalui komputer lain. Jika tidak ada kesalahan, maka ketika anda mengaksesnya dari komputer lain, system akan meminta memasukkan password untuk mengakses komputer tersebut. Masukkan username guest dengan password yang sudah anda setting tadi.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image

Selesai sudah, folder yang anda sharing sudah terproteksi dengan password. Pengguna iseng yang tidak tahu password yang sudah anda setting tidak akan bisa membaca file maupun folder yang sudah anda sharing sebelumnya.

Kesimpulan!

Memang benar, jika dilihat dari segi keamanan system Windows Server masih jauh lebih baik dari Windows XP, tetapi trik ini masih merupakan cara ampuh untuk lebih mengamankan folder share pada jaringan komputer. Terlebih lagi pada jaringan kecil yang belum membutuhkan banyak maintenance dan security.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

.

Sumber: CoPas

Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image

Seperti kita ketahui, windows 7 memiliki fitur keamanan yang lebih baik dari windows generasi sebelumnya. Karena itu juga, cara system menangani file maupun folder juga sedikit berbeda. Terlebih lagi jika berhubungan dengan jaringan, banyak perbedaan dan perubahan pada struktur maupun tingkat keamanan user pada folder jaringan.

Bagi yang sering berbagi pakai file menggunakan windows XP, mungkin akan sedikit merasa kesulitan saat ingin share folder di komputer yang memakai sistem operasi windows 7. Berikut kami sampaikan bagaimana cara melakukannya. (Saat melakukan percobaan, kami menggunakan Windows XP Professional dan Windows 7 Ultimate Edition).

Setting sharing file pada windows 7 ultimate edition

  • Pastikan PC windows 7 dan XP memiliki group yang sama. (Pada dasarnya hal ini bukan harga mutlak, tetapi akan lebih mudah jika anda membuat group yang sama untuk menghubungkan kedua perangkat komputer).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Buka Control Panel, pilih Network and Internet dan lanjutkan dengan klik Network anda Sharing Center.
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Klik Change Advanced Sharing Setting dan rubah semua setting agar mengijinkan komputer lain bisa mengakses komputer windows 7 ini. Kalau perlu, jangan gunakan pilihan password protection sharing agar orang yang mengakses komputer anda tidak perlu lagi mengakses menggunakan password (Demi keamanan data-data anda, jangan pernah gunakan pilihan ini pada jaringan publik seperti hotspot di kafe, mall atau wilayah publik yang lain).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Setelah itu, klik Save Changes.
  • Lanjutkan dengan membuat folder yang akan di share dengan komputer lain.
  • Buka windows explorer dan buat folder baru. Klik kanan folder tersebut dan pilih properties.
  • Klik tab Sharing diikuti dengan klik tombol Share.
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Pada menu drop down, tambahkan user yang diizinkan untuk mengakses folder (Pada contoh kali ini kami menggunakan Evryone, yang intinya semua orang bisa akses tanpa melalui autenstikasi dan password).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Tambahkan tingkat perizinan pada user Everyone, apakah hanya bisa membaca saja atau bisa juga menambahkan file (menulis).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Terakhir, klik share dan di ikuti dengan klik tombol Done.

Setting sharing file pada windows xp professional

  • Buka windows explorer dan buat folder baru yang akan digunakan untuk sharing file.
  • Klik kanan folder tersebut dan pilih properties.
  • Klik tab Sharing dan beri tanda check pada bagian Share this folder on the network.
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Jika anda mengizinkan orang lain untuk menulis atau menghapus file pada folder tersebut, beri tanda pada bagian Allow network users to change my files.
  • Terakhir kali, klik tombol OK.

Pembuktian hasil setting folder sharing

Coba anda akses folder windows 7 melalui windows XP. Caranya, buka Control PanelNetwork ConnectionMy Network Places. Cari dan klik dua kali nama komputer dari windows 7. Klik folder sharing dan coba anda ambil data dari sana. Jika anda mengizinkan akses read-write, coba anda lakukan penulisan. Bisa dengan cara membuat folder baru atau mencoba mencopy file dari komputer XP ke folder tersebut.

Sekarang kembali ke komputer yang ber-OS windows 7. Buka windows explorer, klik network pada bagian kiri paling bawah, kemudian pilih komputer yang terinstall windows 7. Disitu anda akan melihat sebuah folder yang telah di share. Coba akses dan ambil beberapa file pada foler tersebut. Jika anda tadi memberikan akses read-write pada Allow network users to change my files, maka anda bisa mencopy, menambah maupun menghapus file pada folder share tersebut.

Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image

Selesai sudah tips kali ini. Anda bisa menghubungkan komputer windows 7 dengan windows XP tanpa harus meminta bantuan seorang administrator jaringan. Jika memiliki pertanyaan atau ingin berbagi pengalaman tentang pengaplikasian share folder Windows 7 dan XP bisa meninggalkan komentar di bawah ini.

.

Sumber: CoPas

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.