Category: Windows


To re-create the Show desktopicon yourself, follow these steps:

  1. Click Start, click Run, type notepad in the Open box, and then click OK.
  2. Carefully copy and then paste the following text into the Notepad window:
    [Shell]
    Command=2
    IconFile=explorer.exe,3
    [Taskbar]
    Command=ToggleDesktop
  3. On the File menu, click Save As, and then save the file to your desktop as “Show desktop.scf”. The Show desktop icon is created on your desktop.
  4. Click and then drag the Show desktop icon to your Quick Launch toolbar.

.

Sumber: CoPas

 

Iklan

Backup Windows 7

Di dalam Windows 7 (yang di eksekusi Windows 7 Home Basic) ada aplikasi backup yang mempunyai tingkatan sbb:

– System Image (all in). -> Recommend for first time, setelah proses installing basic dan setting optimalisasi selesai.

–  System, membackup file system Windows.

– Startup Repair, hanya membackup system secara sepintas (qucikly).

Setelah install Win7Home Basic (belum di lakukan update online), driver motherboard, Ms-Office (word, excel, power point) dan Anti Virus, Total sizenya 15,9GB lalu  di lakukan backup image pertama kali. Hasilnya backup yang tersimpan di drive lain sebesar 17,1GB.

Kesimpulan:

Space untuk backup Windows 7 sebesar size usage di Local Disk (yang akan di backup) di tambahkan 20% (13%nya untuk minimal free space).

Suatu saat ada PC dengan OS Windows XP Pro dengan Ms-Office Basic 2007 mengalami error.

Error yang terjadi khususnya pada aplikasi Ms-Office, dimana gejala-gejala error:

– File excel dan word tidak bisa di edit hanya bisa di read.

– Di menu aplikasi word,  yang aktif hanya pilihan “Open” dan “Print”.

– Di word, saat edit di new file ada message error di bar bawah.

This modification is not allowed because the selection is locked.

Windows XP Pro dan Office Basic 2007 menggunakan software original dan sudah aktif lebih dari 3 bulan tidak ada masalah. Karena software ini original maka perbaikannya harus hati-hati.

.

Action yang di lakukan:

– Coba Remove/ unistall Ms-Office Basic 2007, tapi tidak bisa dan muncul error message (errornya belum sempat di print screen).

– Coba Re-install dengan menggunakan DVD originalnya, tapi tidak bisa selesai dan ada error message:

Setup cannot continue because a required file is either corrupt or not available. Run Setup again from the original source disc or download location.

What !?  Di un-install dan di re-install tidak berhasil !?

Ok, next googling…….

Hasilnya menemukan link yang membantu masalah di atas:

MicrosoftFixit50154 Microsoft Installer Package  (size 789KB). Setelah menjalankan file ini saya sempat lihat icon2 word, excel sudah tidak ada berarti proses un-install berhasil dengan bersih.

Setelah aplikasi Office Basic 2007 sudah tidak ada di Windows, maka di lanjutkan dengan re-install dan re-active Ms-Office Basic 2007, dan hasilnya sukses. Coba lakukan testing edit file *.doc dan *.xls dan hasilnya berhasil pula. Maka dengan ini masalah sudah teratasi.

Sebelum mencoba file di atas, sebelumnya saya coba file MicrosoftFixit.ProgramInstallUnistall.Run.exe  (size file 340KB). Di link ini ada beberapa 3 tingkat metode untuk memperbaiki Office yang error. Karena tingkat metode 1 & 2 tidak bisa, maka di coba metode ke 3 yakni dengan download file ini. Setelah menjalankan file aplikasi ini dan restart PC juga (biar yakin) Error Office masih juga terjadi. Dengan katalain file ini atau link ini tidak berhasil di saya.

.

Walau link ini belum saya coba karena sudah keburu berhasil, tapi sebagai simpanan maka saya sampaikan saja.

Ini merupakan panduan link dengan error message “This modification is not allowed ….”  seperti di atas.

.

Sumber:  cukup googling dan mencoba (baca manual dan lakukan hati2).

Team Developer Goggle Chrome secara default telah mematikan (disable) plugins untuk flash player walau kita sudah menginstall plugins tersebut. Alasannya dari mereka untuk keamanan (banyak konten2 jahat menggunakan flash) dari browser itu sendiri.

Kedepannya mereka sedang mengembangkan browser Google Chrome di dalamnya sudah ada flash player (sudah 1 paket) sehingga tidak perlu install plugins flash player lagi. Kita tunggu berita selanjutnya dari mereka.

Jika ingin mengaktifkan (enable) flash player, maka ada beberapa langkah yang di lakukan:

1. Buka browser Chrome (Chromium).

2. Pada address bar, ketik “about:plugins” (tanpa tanda petik).

3. Cari Plugins Flash dan rubah disable menjadi enable.

4. Restart browser.

.

Sumber Info: Disini

Di 1LAN ada 2 komputer dengan OS Windows (kasus ini tidak terkait dengan versi Windows, karena saya memakai Win2K dan Win7). Komputer A terhubung ke komputer B, dimana komputer B mempunyai folder sharing yang khusus di peruntukan untuk komputer A.

 

Masalah yang timbul:

– Tiba komputer A tidak bisa akses ke komputer B.

 

Pemeriksaan di komputer A:

– Cek IP: Ok

– Cek Workgroup: Ok

– Ping ke IP & computer name dari  komputer B: Ok

Pemeriksaan di komputer B:

– Sama seperti di lakukan di komputer A ke komputer B

– Cek Folder Sharing (Security user, pemissions): Ok

– Reset Password user budi:  Ok

 

Testing akses folder sharing dengan menggunakan text command:

C:\>net use i: \\10.9.9.62\d
Enter the user name for ‘10.9.9.62’: budi
Enter the password for 10.9.9.62:
System error 86 has occurred.

The specified network password is not correct.

Hasil test masih gagal, selalu gagal saat authentication. Jadi logik secara link (network) sudah benar, tapi ini masalah user-password.

Setelah googleing…dan di implementasikan ternyata sumber masalah komputer A tidak bisa akses folder sharing dari komputer B adalah waktu (tanggal, jam) komputer A dan B tidak sama. Waktu pada komputer A 24Feb’12, sedangkan komputer B 3Jun’03 untuk jam juga beda jauh. Jadi setelah di lakukan sinkronisasi waktu, kasus selesai.

Jika di tanya apa kolerasinya saya juga kurang tahu.

 

In case you do not wish to let everybody to access shared folder, you need to implement password protected file sharing in Windows Vista, so that the user will be prompted to enter correct username and password before accessing those shared folder/file in home or wireless network. This is especially useful if you share some sensitive information.

This type of file sharing is easier to set up now as comparing to Windows XP. Check out following steps to implement password protected file sharing.

1) First you need to confirm that you have enabled file and printer sharing on network card.Go to Start and right click on Network and then click Properties.

2) Network and Sharing Center window will appear, then click Manage network connections on the left panel.

3) Network Connections window will appear. Here you can right click on the network card that you are using now and click Properties.

Wireless Network Connection

4) Your network connection card’s properties window will appear, then click File and Printer Sharing for Microsoft Networks, finally click OK.

File and Printer Sharing

5) Now go back to Network and Sharing Center window, check the network location type of your computer. I would advise you to use Private network since you are using file sharing in home network. If your network location type is Public, check here on how to change network location type.

Note: Also I would advise you to set the same Workgroup name for all computers in the same network. This is the short help on how to set computer name and workgroup in Windows Vista.

Vista Private Network

6) After that scroll down to the Sharing and Discovery section, turn on file sharing and also turn on password protected sharing. Click Apply to make changes, finally click OK to close all windows.

Note: If you do not turn on password protected sharing, you only enable simple file sharing.

Turn On Password Protected File Sharing

7) Password protected file sharing? Lets start to do it! Lets move to do folder/file sharing now. Go to the folder that contains the files you would like to share, right click that folder and click on Share…

Note: You can also do password protected file sharing if you right click the folder and click Properties. I will tell you more about this advanced file sharing later.

File Share

8) File Sharing window will appear. Since you have enabled password protected sharing, select the user that you wish to share folder/file with and click Add. In this case, I added user Nicola and then set the user permission. Finally click Share to do sharing.

Note: For setting file permissions, you can have these 3 selection, choose the one that you need:

Reader – Can only view or read files in the shared folder.

Contributor – Permit the person or group to view all files, add files, and change or delete the files that they add.

Co-owner – Permit the person or group to view, change, add, and delete files in the shared folder.

Note: Only enable file sharing with read, modify and write permission if you really need to. If not, Read only permission is enough.

Password Protected File Sharing

9) The next window will tell you that your folder is shared, click Done to close the window. Password protected file sharing is done!

Your Folder is Shared

10) After that when you check on the shared folder, you will notice there are 2 people on the bottom of folder.

Shared File Folder

11) When you access this password protected shared folder from Vista, XP or other Windows OS, you will be prompted to key in username and password. Here I key in user Nicola and her password to access this folder from other XP computer.

Note: Not like password protected file sharing in XP, Nicola can now login other computers with other username and password (example with username nicola123 and password), then can access this shared folder with username nicola.

Username Password File Sharing

Note: Please right click that shared folder and click on Properties, then go to Sharing tab. Check the group or user names that are allowed to access this folder, and make sure the user/group that you allowed to access during sharing process is listed here as well (usually will be added automatically when you do folder sharing), if not click Edit to add those missing user/group. Please note Everyone will allow everybody to access this folder.

If the specific user/group you allowed during sharing process does not match the user/group listed here, the missing user might not be able to see that shared folder at all! Or the user will get prompt saying that you might not have permission to use this network resource when try to access this shared folder from other computer.

Try and test some different settings, then you will know which one will work. Have fun!

Change Folder File Permission

.

Sumber CoPas: Disini

Sebagai awal jika ada masalah dengan produk Microsoft, dapat hubungi Customer Service Microsoft, nanti jika level ini masalah belum selesai, maka di FU ke level selanjutnya atau ke bagian selanjutnya.

P.T. Microsoft Indonesia
18th floor Tower II Jakarta Stock Exchange Building
Sudirman Central Business District
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Indonesia

Phone : 21-2551 8100
Customer Service: 21-515 5151, Senin-Jumat, sampai pukul 18:00
Setelah masuk ke dalam PBX Microsoft, pilih 1 (Bhs.Indonesia) – 3 (Technical) – _?_ (pilihan).
Fax : 21-515 0411

Saran, jika di telepon ada sistem timer, maka setelah terhubung dengan customer service (dengar Nama CS-nya siapa) lalu  langsung memberitahukan Indentitas :
– Nama
– Nomor telepon lokal dan jika pakai HP sebaiknya jangan pakai saat low signal, agar pihak Microsoft dapat mudah kontak.
– Email. Agar tidak salah gunakan spelling dalam menyebutkan alamat email.
Setelah itu baru deh menjelaskan  masalah yang di hadapi. Jika seandainya komunikasi telepon terputus karena ada timer, low signal, coba tunggu sebentar maka si Customer Service akan coba telepon balik.

.

Yang berhubungan dengan aktifasi atau untuk memperoleh License Key dari produk Microsoft dapat hubungi:
– Email: seapa[add]microsoft.com -> Saran, gunakan bahasa Internasional, sebab di sini supportnya belum tentu orang Indonesia.
– Web: Microsoft Activation

Pada saat mengajukan permintaan aktifasi/ License Key, kirimkan data yang ada di dalam Sertifcate Microsoft (berupa 1 lembar A4 kertas bukti pembelian produk microsoft secara resmi) yang kita peroleh dari Reseller Microsoft.

.

Jika ada masalah dengan License Key atau media (DVD) software Microsoft, dapat hubungi bagian VLSC (Volume Licensing Service Center). Untuk kontak ke sini dapat hubungi Customer Service dan minta di hubungkan ke bagian yang terkait.

Phone: 62-21-2551 8100
Customer Service: 62-21-515 5151.
Setelah masuk ke PBX Microsoft, pilih menu: 1 (Indonesia) – 5 (MSDN, Media) – 1 (Indonesia) – _?_ (pilihan).
Bicara dengan Pak Irfan atau yang lain.
Email: vlservp[add]microsoft.com

Selain itu dapat hubungi
Toll Free Number(s): 001 803 44 3033, 001 803 44 3033
Toll Number(s): +65 6622 1235

.

(update log, 31 Desember 2011)

Semua log problem yang berkaitan dengan “Windows Server Standard 2008 R2” di blog ini sudah teratasi, dengan beberapa kali komunikasi dengan pihak Customer Service, Technical Support dari Microsoft Indonesia (seperti yang ada di atas).

Ternyata sumber dari masalah ini di sebabkan oleh adanya sesuatu “miss communication” antata pembeli, penjual (reseller) & seapa Microsoft. Sehingga DVD software yang di peroleh “Windows Server Standard 2008” sedangkan License Key yang di peroleh “Windows Server Standard 2008 R2”. Tapi di sini tidak di bahas siapa yang salah atau benar, karena akibat kejadian bisa di ambil hikmanya (pelajaran).

Pelajarannya dari kejadian ini:

– Sebelum membeli konsultasikan bener kepada yang mengetahui (reseller, info di internet, teman yang sudah pakai, CS Microsoft) tentang produk yang akan di beli.

– Pastikan DVD versi software yang di beli cocok dengan License Key yang di peroleh. Sebab sesuai perkembangan teknologi, versi software cepat naik (berbeda).

Jadi, Anda memiliki Microsoft Services Key Management berjalan baik untuk semua workstation Vista Anda dan Windows 2008 server tetapi sekarang Anda ingin menambahkan tombol Anda KMS untuk Windows 7 atau Windows 2008 R2 dan Anda mendapatkan pesan kesalahan ini:

Run ‘slui.exe 0x2a 0xC004F050’ to display the error text.  Error: 0xC004F050

Metode di sini dengan menginstall (patching) file KB968912.

Sebelum download, pastikan Anda sudah tahu OS apa yang kan di pacth. Ada pengalaman saya, bahwa saat download file KB968912 ini di Windows Server 2008 R2 tidak bisa di download, karena system mendeteksi (memprediksi) bahwa file ini berbahaya (terjadi perubahan pada system) jika di patch.

Download file KB968912

Cara update new key license :

1. Install pacth KB968912 pada Windows Server 2008 R2 (OS Windows).

2. Restart PC.

3.  Masuk license key yang mau di update/ aktifasi. Caranya login sebagai Administrator dan run Command Promt dan ketik:

slmgr -ipk xxxxx-xxxxx-xxxxx-xxxxx

4. Tunggu sesaat, jika berhasil aktifasi license key yang baru di update itu:

slmgr -ato

5. Langkah selanjutnya:

net stop slsvc && net start slsvc

6. Restart PC.

.

Note:

Cara di atas tidak menjamin masalah Anda terpecahkan sebab gagal di saya, tapi kalau Anda mau coba cara di atas yah tidak ada salahnya (tak ada ruginya mencoba) sebab sepanjang saya tahu (googling) cara ini agak lebih masuk akal.

Jika cara di atas gagal errornya bisa muncul seperti:

Error Code 0xC004F074

atau

Run ‘slui.exe 0x2a 0xC004F050’ to display the error text.  Error: 0xC004F050.

Dalam mengatasi masalah ini saya juga sudah hubungi Technical Support Microsoft Indonesia. Saran dari TS mirip seperti aktifasi license key via telepon, di mana saat aktifasi key harus off line dari internet. Saat langkah untuk change key product atau slmgr -ipk error meessage tetap sama. Jadi antara offline atau online internet  error messagenya tetap sama.

Sumber: Daniel Fortier

Wizard Microsoft Support for Windows Server 2008
Find Problem and solution

.

Training from Microsoft Certified Partners for Learning Solutions (CPLS) Indonesia

Lembaga Partner Tranning untuk produk Microsoft. Setifikat Gold Microsoft di pegang oleh INIXINDO

.

 

 

Tips mengenai cara merubah kompleksitas password pada Windows Server 2008, sebenarnya sih ini tidak dianjurkan untuk merubahnya. Tetapi mungkin ada sebagian orang yang mengalami kesulitan ketika harus membuat sebuah password dengan secara kompleks yang merupakan kombinasi dari 3 kriteria, yaitu :

  • huruf KAPITAL
  • huruf kecil
  • angka

Selain itu password juga harus 7 karakter minimumnya. Nah, untuk itu lah li berbagi tips ini agar supaya dapat mempermudah para user nantinya dalam membuat sebuah password. Oke, sekarang kita langsung coba aja y..

 

Sekedar review, pada case ini udh aktif DNS nya, jadi agak berbeda sedikit sama yang belum aktif DNS nya ya,,

Capture

Nah…klik pada Group Policy Management (lingkaran merah)

editpolciy

kemudian klik kanan pada Default Domain Policy.

Setelah itu akan terbuka jendela baru seperti divawah ini…

editpolciy11

Oke..sekarang kita klik 2x sesuai yang digambar.

Sekarang jendela propertis passwrod telah terbuka. Pada Define this policy setting, kita tandai pada disabled yang mana nanti akan mendisable fungsi dari password complexity nya. Jadi kita tidak perlu mengikuti sesuai prosedur yang telah di tetapkan Smile.

Jangan lupa klik OK ny ya.. Smile

Capture2

Nah….setalh itu, kita juga bisa mengubah panjang minimum karakter yang kita inginkan.

Bisa 5,8, 12 atau sesuka yang anda mau.. Smile

Masih pada jendela yang sama ya. Coba lihat gambar di bawah ini

editpolciy1

Capture3

Nah…pada bagian yang dilingkari kita tinggal mengubah minimum password yang kita inginkan..

.

Sumber CoPas click link:  ini